logo kuramae indonesia
Zemi on Air #2 – Program Energi Nuklir Menuju Swasembada Energi & NZE Program 2060 Indonesia
Zemi on Air #2 – Program Energi Nuklir Menuju Swasembada Energi & NZE Program 2060 Indonesia
Diskusi yang berlangsung secara interaktif dan mendalam ini mengupas peran energi nuklir dalam mewujudkan swasembada energi serta mendukung pencapaian target Net Zero Emissions (NZE) 2060 di Indonesia.

Setelah sukses dengan edisi perdana, Kuramae Indonesia kembali menghadirkan Zemi on Air (ZOnA) #2 dengan tema yang strategis: "Program Energi Nuklir Menuju Swasembada Energi & NZE 2060 Indonesia". Diskusi yang berlangsung pada Sabtu, 21 Desember 2024, ini menghadirkan Prof. Dr. Sidik Permana, seorang pakar fisika nuklir dan biofisika, yang saat ini menjabat sebagai Guru Besar di FMIPA ITB. Prof. Sidik merupakan alumni Tokyo Institute of Technology (Tokyo Tech) angkatan 2004-2010, dengan pengalaman luas di bidang teknologi nuklir dan energi.


Menelisik Potensi Energi Nuklir dalam Peta Jalan NZE 2060


Dalam sesi ini, Prof. Sidik mengupas tuntas peran energi nuklir dalam mewujudkan Net Zero Emissions (NZE) 2060 dan kemandirian energi di Indonesia. Beliau menyoroti bahwa energi nuklir bukan sekadar opsi, tetapi suatu kebutuhan strategis untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan meningkatkan bauran energi bersih.


Sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan energi yang tinggi, Indonesia dihadapkan pada tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan listrik secara berkelanjutan. Prof. Sidik menjelaskan bagaimana reaktor modular kecil (SMR) dapat menjadi solusi inovatif dalam implementasi energi nuklir yang lebih fleksibel dan aman. Selain itu, beliau membahas peran riset dan kebijakan pemerintah dalam merealisasikan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia.


Diskusi Interaktif: Tantangan dan Harapan untuk Nuklir Indonesia


Acara ini dihadiri oleh alumni dan mahasiswa Tokyo Tech dari berbagai latar belakang, termasuk akademisi, praktisi, dan pemangku kebijakan. Dalam sesi tanya jawab, peserta mengajukan berbagai pertanyaan menarik terkait aspek teknologi, regulasi, dan tantangan sosial dalam penerapan energi nuklir di Indonesia. Salah satu poin penting yang disampaikan Prof. Sidik adalah perlunya edukasi publik secara masif untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap nuklir, yang masih kerap dikaitkan dengan risiko tinggi.


ZOnA: Wadah Berbagi Ilmu dan Kolaborasi Antar Alumni Tokyo Tech


Sejalan dengan misi Kuramae Indonesia, ZOnA terus menjadi platform yang mempertemukan alumni dan mahasiswa Tokyo Tech dalam diskusi yang inspiratif dan relevan. Seri kedua ini membuktikan bahwa topik energi nuklir semakin mendapat perhatian sebagai bagian dari solusi energi masa depan.


Dengan antusiasme yang tinggi dari para peserta, ZOnA diharapkan dapat terus menghadirkan diskusi-diskusi menarik dan membangun kolaborasi yang berdampak nyata. Untuk mendapatkan informasi mengenai ZOnA selanjutnya, alumni dan mahasiswa Tokyo Tech diundang untuk bergabung dalam komunitas Kuramae-Indonesia.


ZOnA #2 menegaskan bahwa energi nuklir bukan hanya masa depan, tetapi juga langkah konkret menuju swasembada energi dan keberlanjutan bagi Indonesia.